Saran saya, jangan memilih buku ini jika sekadar untuk dibaca atau bahkan hanya karena sampulnya menarik. Jangan! Karena isi buku ini harus dipraktikkan baru bisa dinikmati.

Bagi saya, bisnis itu naluri dan proses belajar untuk membangun fondasi. Dan fondasi bisnis bisa dibangun seiringnya waktu. 
Ines Y.

Salah satu cara tepat untuk membangun dan menguatkan fondasi tersebut dengan mempelajari buku karya Mas Auf ini. Oh ya, How to Swag a Business for Dummies dikemas sebagai buku praktik alias workbook, jadi jangan lupa siapkan alat tulis sebelum memulai halaman pertama.


Saat pertengahan pandemi hingga kini belum berakhir, mini survei saya menunjukkan hasil bahwa teman-teman WhatsApp yang biasanya sebagai pembeli kini beralih menjadi penjual. Semua tergambar melalui WhatsApp story dan broadcast message yang setiap hari selalu berisi dagangan, entah itu barang baru atau preloved. Apakah sobat dumay juga menemukan fenomena yang sama?

Faktor sulitnya kondisi memang momen yang paling sering terjadi untuk dapat mendorong seseorang menjadi pengusaha pemula. Apalagi dengan adanya peran baru dalam siklus jual beli, yaitu marketer, sangat membantu pengusaha dalam memasarkan produknya secara luas tanpa biaya promosi terlalu tinggi. Terbukti dengan banyaknya teman saya yang menjadi marketer dadakan ditengah pandemi. Lagi-lagi ini berdasar mini survei tadi.

Saya pun bertemu dengan buku ini karena sedang stuck saat pandemi. Buntu bukan karena bingung untuk memulai, tetapi ingin rebranding. Tanpa kenal siapa penulisnya, awal ketertarikan itu muncul karena ini workbook. Dan setelah tamat membaca, saya tidak setuju dengan judul buku ini. Hehe meski saya tau kalau ini termasuk strategi marketing. Tetap saja menurut saya buku ini juga cocok untuk melengkapi perjalanan pengusaha profesional. Lihat saja isi halaman awalnya sudah seperti ini:




Saya setuju jika fondasi bisnis dapat dibangun melalui tiga hal dasar di atas : diri kita, kompetitor, dan konsumen. Ketiganya membutuhkan teori untuk dapat saling dipahami. Setelah teori sudah matang, barulah naluri muncul. Jadi naluri bisnis bukan hanya omong kosong suara hati. Buku ini mengenalkan teori dengan cara yang mudah dimengerti bagi pemula dan menjadi tamparan keras bagi profesional karena sering melupakan dasar.

Hal dasar lainnya yang Mas Auf ingatkan adalah tentang betapa pentingnya sebuah solusi.

Bisnis yang bagus adalah bisnis yang kasih solusi kepada orang yang punya masalah.
Arief Ardinugroho, How to Swag a Business for Dummies

Selain itu, pembahasan teori yang tidak kalah asik juga ada buku ini, yaitu pengenalan tiga belas model bisnis. Dibalik halaman "Let's Go" terdapat misi menantang! Semakin penasaran sobat dumay? Misi tersulit saya saat bertemu dengan model bisnis jual beli bisnis.




Namanya juga buku praktik, jadi tentu akan selalu diingatkan untuk segera action. Nilai jual buku praktik ini ada pada tabel "YEARLY PLAN" yang dijabarkan juga menjadi rencana bulanan hingga ke harian. Sangat detail!

Cara awal mengisinya pun unik, harus dengan mendatangkan ide gila. Yap! Ide yang imajinatif terlintas begitu saja. Saya sependapat dengan penulis jika goal adalah sebuah mimpi yang berawal dari ide. Tidak heran jika Mas Auf mengajak kita supaya percaya bahwa strategi Walt Disney tepat untuk mengisi yearly plan tersebut. 

Nah, strategi Walt Disney ini adalah sebuah strategi yang menata pola pikir kita agar menyerupai Walt. Kamu akan berpikir imajinatif, kritis, dan realistis.

Arief Ardinugroho, How to Swag a Business for Dummies 




Setelah selesai bermain dengan mewujudkan rencana demi rencana, kita akan diajak untuk menilai apakah goal kita tercapai melalui score board. Penilaian dilakukan untuk mengetahui, memperbaiki, dan meningkatkan kinerja. Tentu untuk mencapai goal dibutuhkan kinerja yang baik, kan


Sekalipun pada akhirnya mimpi kita sudah terwujud, jangan pernah berhenti belajar. Bahkan Mas Auf diawal sebelum halaman sambutan menulis, 

Karena pengusaha tidak pernah merasa pintar.
Arief Ardinugroho, How to Swag a Business for Dummies

Oke Mas Auf, kali ini saya setuju! Maka dari itu, pendapat terakhir saya tetaplah sama. Buku ini tidak hanya cocok untuk dummies, namun juga seorang profesional.




***

Judul : How to Swag a Business for Dummies
Penulis : Arief Ardinugroho
Penerbit : PT Elex Media Komputindo
Tahun : 2020