Siapa sih yang nggak tahu tentang tempat wisata edukatif nan alami bernuansa hijau royo-royo satu ini?

Tempat wisata yang dibungkus dengan nuansa taman ini sudah menyapa pengunjungnya sejak tahun 2007 dan masih eksis sampai sekarang lho. Alhamdulillah! Bahkan selama sebelas tahun itu pula, inovasi demi inovasi terus diupayakan agar taman ini berkembang semakin baik untuk memanjakan hati pengunjungnya. Berlokasi di daerah Sukorambi yang tidak terlalu jauh dari pusat kota Jember, menjadikan tempat wisata ini dapat ditempuh hanya selama kurang lebih tujuh belas menit. Sudah mulai bisa menebak dong tempat apakah ini?  Yap, sobat dumay! Tempat ini bernama Taman Botani Sukorambi.


Papan selamat datang ke Taman Botani Sukorambi Jember
Welcome to Taman Botani Sukorambi! (Sumber: dok. pribadi)


Mengutip dari website Taman Botani Sukorambi -yang kini akrab disingkat dengan TBS, pendirinya atau sebut saja Bapak Abdul Kahar Muzakir berkeinginan untuk membuat sarana rekreasi alternatif bernuasa alam bagi masyarakat Jember sekaligus dapat membantu dunia pendidikan dengan memberikan sarana belajar tentang alam dan membantu pemerintah dalam mengajak masyarakat agar sadar lingkungan, tumbuhan, dan satwa. Maka tak heran kalau berbagai sarana dan fasilitas di TBS memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang kian ramai. TBS juga patut dinobatkan sebagai salah satu destinasi wisata Jember yang membuat Jember makin rame dengan beragamnya kedatangan pengunjung dari segala penjuru, baik penduduk lokal, nonlokal, maupun internasional.

Sebagai pengunjung lokal, sudah tidak terhitung berapa kali saya mengunjungi TBS sejak masih bersekolah hingga saat ini. Sarana yang paling saya sukai dari TBS adalah kolam renang. Salah satu sarana rekreasi yang dimiliki TBS ini airnya terasa sangat menyegarkan karena berasal dari sumber mata air yang selalu mengalir dari hulu ke hilir. Selain itu, TBS juga memiliki lebih dari satu macam kolam renang. Ada kolam renang dewasa, kolam renang remaja, kolam renang anak, dan dua kolam renang bertema pelangi untuk anak-anak. Tidak heran jika TBS memiliki banyak kolam renang dengan berbagai variasi kedalaman dan ukuran masing-masing kolam yang memuaskan karena lahan TBS itu sendiri seluas dua belas hektar lho sobat dumay.


View kolam renang dewasa di Taman Botani Sukorambi
Kolam renang dewasa di Taman Botani Sukorambi. (Sumber: dok. pribadi)


Kolam Renang Pelangi II di Taman Botani Sukorambi. (Sumber: dok. pribadi)

Kini TBS berinovasi dengan membangun kolam renang khusus muslimah yang diberi nama Muslimah Private Area. Kolam renang ini juga dilengkapi fasilitas seperti mushola, kamar mandi plus kamar ganti, meja kayu besar dengan kursi-kursi berjejer yang memberikan kesan feels like home, serta beberapa hiasan dinding yang instagammable dan berisi beberapa quote plus informasi tertentu. Muslimah Private Area juga disewakan untuk beberapa kegiatan.


Muslimah Private Area Taman Botani Sukorambi
Muslimah Private Area tampak depan. (Sumber: dok. pribadi)


Kolam renang muslimah di Taman Botani Sukorambi
Suasana kolam renang muslimah di Taman Botani Sukorambi. (Sumber: dok. pribadi)


Hiasan dinding di Muslimah Private Area Taman Botani Sukorambi
Hiasan dinding di dalam Muslimah Private Area. (Sumber: dok. pribadi)


Selain kolam renang, TBS masih memiliki berbagai macam wahana lain sebagai sarana rekreasi andalannya, yaitu dua rumah pohon, arena flying fox jungle dan flying fox tombro, aneka permainan outbond, aneka permainan air, aneka permainan anak, arena bernuansa tepi pantai yang bertabur pasir putih, pondok baca, dan berkuda.

Rumah pohon di Taman Botani Sukorambi
Salah satu rumah pohon di Taman Botani Sukorambi. (Sumber: dok. pribadi)


Arena outbond di Taman Botani Sukorambi
Salah satu arena outbond di Taman Botani Sukorambi. (Sumber: dok. pribadi)


Salah satu permainan air di Taman Botani Sukorambi
Salah satu permainan air di Taman Botani Sukorambi. (Sumber: dok. pribadi)


Pondok Baca Taman Botani Sukorambi plus delman sebagai salah satu spot foto
Pondok baca di Taman Botani Sukorambi. (Sumber: dok. pribadi)


Kandang kuda di Taman Botani Sukorambi
Si adik asyik berinteraksi dengan salah satu kuda di Taman Botani Sukorambi. (Sumber: dok. pribadi)


Inovasi selanjutnya yang membuat TBS terlihat berbeda dari tempat wisata lainnya yang ada di Jember adalah adanya sign system yang dipasang pada beberapa titik strategis. Menurut hasil skripsi salah seorang mahasiswa pada salah satu perguruan tinggi di Indonesia, perancangan sign system yang dikemas secara komunikatif dinilai mampu menyampaikan pesan dengan mudah dan menarik sehingga mudah diingat oleh pengunjung sebagai penggunanya. Jadi sobat dumay nggak perlu takut akan tersesat di taman wisata alam seluas dua belas hektar satu ini ya!



Salah satu petunjuk arah di Taman Botani Sukorambi
Salah satu sign system di Taman Botani Sukorambi. (Sumber: dok. pribadi)



Salah satu traffic sign di Taman Botani Sukorambi
Salah satu traffic sign di Taman Botani Sukorambi. (Sumber: dok. pribadi)


TBS juga memiliki beberapa sign system yang unik berupa cara dan tempat pengambilan foto bagi pengunjung. Buat sobat dumay yang masih bingung bagaimana caranya menghasilkan kualitas foto ala fotografer, TBS punya solusinya dong. Sayang kan kalau momen berharga bersama keluarga dan sahabat terlewatkan begitu saja tanpa diabadikan sebagai kenang-kenangan? Selamat mencoba!



Spot foto dan cara foto ala Taman Botani Sukorambi
Spot foto dan cara foto ala Taman Botani Sukorambi. (Sumber: dok. pribadi)


Selain dilengkapi dengan sign systemTBS juga merancang beberapa dinding yang penuh informasi dalam menambah wawasan pengunjung akan keanekaragaman destinasi yang ada di Jember. Sobat dumay akan diajak berkeliling Jember hanya dalam beberapa menit. Bukan hanya destinasi wisata saja, tetapi juga terdapat informasi berupa pusat oleh-oleh, hotel, dan rumah makan. Paket komplit nan informatif bagi pengunjung terutama pengunjung nonlokal dan internasional.



Dinding berisi informasi bagi pengunjung Taman Botani Sukorambi
Dinding berisi informasi bagi pengunjung Taman Botani Sukorambi. (Sumber: dok. pribadi)


Masih ingat kan kalau cita-cita pendiri TBS adalah membantu dunia pendidikan dengan memberikan sarana belajar tentang alam dan membantu pemerintah dalam mengajak masyarakat agar sadar lingkungan, tumbuhan, dan satwa? Nah, TBS juga dilengkapi dengan sarana belajar ala penjelajahan yang edukatifTidak heran jika konsep wisata di TBS senada dengan konsep wisata modern saat ini yang berbasis kepada community tourism.

Di TBS kita akan menemui hampir lima ratus jenis flora dan fauna (WHAT? Iya, iya, hampir lima ratus! Sudah terbayang dong hijau royo-royonya seperti apa?), Bunny and Friends Village, aneka koleksi hewan hias, aneka koleksi hewan dilindungi, serta pembenihan koi dan lobster air tawar. Mau tahu flora dan fauna apa saja yang ada di TBS? So, yuk ke TBS ramai-ramai bersama keluarga dan sahabat. Jangan lupa dihitung ya, jangan sampai ada yang terlewatkan. Selamat menyapa setiap sudut TBS! Eits, tapi ingat… cuma bisa dicermati ya bukan dinikmati.



Dilarang memetik buah di Taman Botani Sukorambi
Dilarang memetik buah ya! (Sumber: dok. pribadi) 


Duhai merak, kutunggu mekarmu
Duhai merak, kutunggu mekarmu~ (Sumber: dok. pribadi)


Salah satu tanaman yang ada di Taman Botani Sukorambi dan usianya sudah sangat tua
Salah satu tanaman yang ada di Taman Botani Sukorambi dan usianya sudah sangat tua. (Sumber: dok. pribadi)


Namun ada juga fasilitas dari TBS yang bisa sobat dumay nikmati ketika piknik tipis-tipis di TBS atau bisa juga dijadikan oleh-oleh bagi kerabat lho. Dinikmati sendiri di rumah juga boleh banget. Nama fasilitasnya adalah Horti hut. Tempat yang menyediakan aneka macam tanaman juga buah-buahan dan sekaligus bibitnya. 



Horti hut Taman Botani Sukorambi.
Horti hut Taman Botani Sukorambi. (Sumber: dok. pribadi)


Selain ada Horti hut, TBS juga memiliki Kebun Edukasi Hidroponik -yang akrab disingkat KEH. Kebun ini adalah sarana rekreasi dan belajar pertama yang akan pengunjung lihat ketika memasuki TBS. Sesuai cita-cita pendiri TBS, maka tak heran jika harapannya KEH dapat menjadi  pusat belajar hidroponik bagi masyarakat Jember pada khususnya dan pengunjung pada umumnya.



Kebun Edukasi Hidroponik milik Taman Botani Sukorambi.
Kebun Edukasi Hidroponik milik Taman Botani Sukorambi. (Sumber: dok. pribadi)


Kok rasanya nggak selesai-selesai ya keliling TBS ini? Masih ada fasilitas lainnya lho yang nggak kalah seru untuk diceritakan. Sobat dumay yang ingin mengadakan berbagai kegiatan di TBS juga bisa menggunakan berbagai fasilitas yang tersedia bahkan ada juga yang disewakan. Diantara lainnya adalah:

  1. Pondok Rapat Gaharu yang merupakan fasilitas rapat untuk perusahaan;
  2. Area barberque outdoor dengan konsep pesta taman;
  3. Pondok Seni yang merupakan fasilitas untuk menampung berbagai pementasan seni dan kegiatan lainnya dengan view kolam renang disampingnya;
  4. Aneka gazebo disetiap sudut TBS yang digunakan untuk melepas penat bagi pengunjung dan juga tedapat pendopo yang dapat digunakan untuk rapat atau pertemuan lainnya;
  5. Restoran yang menyediakan berbagai jenis minuman dan makanan yang terjaga cita rasanya;
  6. Golf car dan kendaraan roda tiga tossa yang digunakan untuk mengantar jemput pengunjung;
  7. Vila Botani yang bisa dinikmati pengunjung dengan dilengkapi tempat tidur yang nyaman, dapur, dan kamar mandi berair hangat;
  8. Panggung terbuka yang disediakan untuk berbagai pertunjukan;
  9. Kamar mandi difabel yang jarang ditemui di tempat wisata pada umumnya, menurut saya ini merupakan salah satu bentuk kepedulian yang sangat baik dari TBS bagi yang berkebutuhan khusus agar tidak disepelekan;
  10. Lahan parkir luas dengan sistem ecogreen, tidak hanya pengunjung saja yang dimanjakan dengan rindangnya pepohonan di TBS tetapi juga kendaraan pengunjung yang juga tidak akan dibiarkan kepanasan.


Pondok Seni, salah satu fasilitas di Taman Botani Sukorambi.
Pondok Seni, salah satu fasilitas di Taman Botani Sukorambi. (Sumber: dok. pribadi)


Dibawah kepemimpinan Bapak Febrian Kahar sebagai generasi penerus, kini TBS memiliki beberapa spot foto yang anak muda juluki dengan istilah instagrammableTanpa menghilangkan ciri khas dari TBS yang didesain ala suasana puncak dengan berbagai sarana dan fasilitas yang lebih condong terisi di kaki puncaknya, maka pengunjung dapat mencapai kaki puncak TBS dengan berbagai cara. Pertama, menuruni anak tangga. Kedua, melewati jalan baru yang dibuat landai dengan sistem dropping zone kendaraan atau bisa juga berjalan kaki melewati jalan landai tersebut. Ketiga, menggunakan golf car atau kendaraan roda tiga tossa. Bukan hanya terisi berbagai sarana dan fasilitas saja, kaki puncak TBS juga dikelilingi oleh persawahan yang menyejukkan sejauh mata memandang.


Salah satu spot foto di Taman Botani Sukorambi yang instagrammable.
Salah satu spot foto di Taman Botani Sukorambi yang instagrammable. (Sumber: dok. pribadi)


Suasana persawahan yang berada disekeliling Taman Botani Sukorambi
Suasana persawahan yang berada disekeliling Taman Botani Sukorambi. (Sumber: dok. pribadi)


Hal menarik lainnya yang membuat saya makin cinta dengan TBS adalah diumumkannya waktu sholat pada speaker yang berada di TBS. Tidak ada alasan lagi untuk menunda waktu sholat ya meski sedang berlibur. Mushola yang berada di TBS tidak hanya berada disekitar area wahana di bawah, tetapi juga terdapat mushola di area parkiran atas. Soal kebersihan, tidak perlu diragukan. Terlihat jelas bahwa baik pengelola maupun pengunjung sudah bertanggung jawab dalam menjaga lingkungan sekitar. 


Mushola atas yang berada didekat parkirna Taman Botani Sukorambi
Mushola atas yang berada didekat parkiran Taman Botani Sukorambi. (Sumber: dok. pribadi)


Saat saya sedang duduk ditangga bawah mushola ketika hendak sholat dhuhur, saya menjumpai beberapa pengunjung dari Probolinggo. Tidak hanya satu dua pengunjung, tetapi rombongan. Saya kira TBS hanya akan ramai dikunjungi oleh pengunjung saat weekend, ternyata weekday pun ada saja pengunjung yang meramaikan. Rombongan pula! For your information, harga tiket masuk TBS relatif terjangkau lho. Saat weekday harga tiketnya Rp12.000,- perorang dan saat weekend menjadi Rp20.000,- perorang.



Loket dan keterangan harga tiket Taman Botani Sukorambi.
Loket dan keterangan harga tiket Taman Botani Sukorambi. (Sumber: dok. pribadi)


Sobat dumay semakin penasaran kan sama TBS? Jadi ingin segera melepas kepenatan hiruk pikuk kota di taman ini kan? Sembari berlibur dengan keluarga dan sahabat, kita juga sekaligus bisa membakar kalori lho. Saat mengelilingi TBS, tidak terasa saya sudah melangkahkan kaki sebanyak 2.486 langkah! Berapa banyak kalori yang terbakar tuh? 



Jumlah langkah kaki selama berkeliling di Taman Botani Sukorambi
Jumlah langkah kaki selama berkeliling di Taman Botani Sukorambi. (Sumber: dok. pribadi)


So, tunggu apa lagi? Mau ke destinasi wisata Jember yang sarana dan fasilitasnya makin rame? Ya ke Taman Botani Sukorambi, rek! Tips berkunjung ke Taman Botani Sukorambi cuma satu: segerakan ya jangan hanya jadi angan-angan! 😉




~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~



Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh